Walid Regragui. (Foto: twitter.com/EnMaroc)

Walid Regragui Bertanggung Jawab Usai Maroko Tersingkir di Piala Afrika

Pelatih tim nasional Maroko Walid Regragui mengambil tanggung jawab usai timnya tersingkir di babak 16 besar Piala Afrika, Rabu (31/1), usai kalah 0-2 dari Afrika Selatan.

Maroko menjadi tim unggulan lainnya yang tersingkir dari turnamen yang berlangsung di Pantai Gading ini, menyusul Senegal, Tunisia, Aljazair, dan Mesir.

Bermain di Laurent Pokou Stadium, San Pédro, Maroko yang juga semifinalis Piala Dunia 2022 lalu beberapa kali gagal memanfaatkan peluang untuk mencetak gol.

Evidence Makgopa membuka skor lebih dulu untuk Afrika Selatan pada menit ke-57. Teboho Mokoena lalu memastikan kemenangan pada menit ke-90+5.

Maroko sejatinya memiliki peluang emas untuk menyamakan skor dari tendangan penalti karena handball. Namun Achraf Hakimi gagal mengeksekusi tendangan penalti setelah bola membentur tiang gawang.

Selain itu, jalan Maroko untuk menyamakan skor semakin berat setelah Sofyan Amrabat dikartu merah langsung oleh wasit.

“Kami mungkin bisa menyelesaikan permainan di babak pertama, tetapi pada level ini, Anda akan langsung mendapat hukuman atas setiap peluang yang Anda buang,” kata Regragui kepada beIN Sports, dilansir dari Reuters.

“Penaltinya sangat merugikan kami, dan tentu saja kami tidak melakukan semua yang diperlukan tetapi saya mengambil tanggung jawab penuh.”

“Kami akan belajar dari keterpurukan tak terduga ini. Ini adalah kekecewaan bagi para penggemar kami yang sangat mendukung kami.”

Baca juga: Hasil Piala Afrika: Tuan Rumah Pantai Gading Singkirkan Juara Bertahan Senegal

Maroko yang juga juara Piala Asia pada 1976, menjadi tim unggulan apalagi setelah tampil gemilang pada Piala Dunia 2022 lalu dengan menjadi tim Afrika pertama yang menembus babak semifinal.

Namun tim berjuluk Singa Atlas ini tampil tidak meyakinkan sejak babak grup. Setelah menang 3-0 atas Tanzania, Maroko ditahan imbang 1-1 oleh Kongo, sebelum menang tipis 1-0 atas Zambia.

Hal ini juga karena banyak pemain kunci yang cedera seperti Hakim Ziyech dan Sofiane Boufal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *