Paulo Fonseca

AC Milan Resmi Rekrut Paulo Fonseca Sebagai Pelatih Gantikan Stefano Pioli

AC Milan telah resmi merekrut Paulo Fonseca sebagai pelatih baru pada Kamis (13/6). Pelatih asal Portugal tersebut menggantikan Stefano Pioli yang meninggalkan Rossoneri setelah lima tahun.

Fonseca didatangkan ke San Siro dari klub Prancis, Lille, dengan kontrak berdurasi tiga tahun.

“AC Milan mengonfirmasi bahwa Paulo Fonseca telah ditunjuk sebagai Pelatih Kepala Tim Utama Putra,” tulis Milan dalam situs resminya.

“Pelatih asal Portugal itu kini bergabung dengan AC Milan dengan kontrak berdurasi tiga tahun. Klub ingin mengucapkan selamat datang yang hangat kepada Paulo dan stafnya.”

Baca juga:

Fonseca kembali ke Italia setelah sebelumnya melatih AS Roma pada 2019 hingga 2021 lalu, sebelum melatih Lille selama dua musim.

Pelatih berusia 51 tahun tersebut memulai kariernya sebagai pelatih pada 2005 lalu bersama tim muda Estrela da Amadora. Ia lalu melatih beberapa tim divisi bawah liga Portugal, kemudian bergabung Pacos de Ferreira di musim pertamanya di liga teratas.

Setelah membawa Pacos de Ferreira lolos ke babak play-off Champions Leaguem ia melatih tim papan atas Portugal, Porto, pada 2013 dan meraih gelar Supertaca Candido de Oliveira, yang menjadi trofi pertamanya sebagai pelatih.

Kemudian ia meraih trofi Taca de Portugal bersama tim papan atas Portugal lainnya, Braga, sebelum bergabung dengan Shakhtar Donetsk. Bersama tim Ukraina tersebut, ia meraih tujuh trofi dan memiliki rekor impresif dengan 103 kemenangan dari 139 pertandingan.

Fonseca hijrah ke Italia untuk bergabung dengan Roma, di mana ia membawa Giallorossi ke semifinal Europa League pada 2021. Setahun kemudian, ia pindah ke Lille dan dua kali sukses membawa klub ke peringkat lima besar serta lolos ke Champions League musim depan. Lille juga sukses menembus ke babak perempat final Europa Conference League, sebelum kalah lewat adu penalti dari Aston Villa.

Baca juga:

Fonseca menggantikan Pioli yang meninggalkan Milan pada akhir musim 2023-24, setelah lima tahun melatih tim yang bermarkas di San Siro tersebut dan berhasil memenangkan gelar Serie A pada 2022.

Namun Milan hanya mampu berada di posisi kedua pada klasemen akhir Serie A musim lalu. Meski posisi tersebut tidak terlihat buruk, Rossoneri tertinggal 19 poin dari rival sekota Inter Milan. Terlebih lagi, Inter berhasil memastikan gelar Scudetto ke-20 tersebut pada partai Derby della Madonnina di San Siro.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *